You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Wisatawan ke Kepulauan Seribu Meningkat
photo Suparni - Beritajakarta.id

Wisatawan ke Kepulauan Seribu Meningkat

Sejak kembali diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, jumlah wisatawan yang berlibur ke Kepulauan Seribu saat akhir pekan mengalami peningkatan.

Protokol kesehatan tetap dipatuhi

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepulauan Seribu, Puji Astuti mengatakan, pada akhir pekan ini jumlah wisatawan yang datang mencapai 2.806 orang. Sementara, pada akhir pekan sebelumnya mencapai 2.261 wisatawan.

"Meski terjadi peningkatan, pelaksanaan protokol kesehatan tetap dipatuhi," ujarnya, Senin (26/10).

Sektor Pariwisata di Kepulauan Seribu Kembali Menggeliat

Puji menjelaskan, ribuan wisatawan tersebut berangkat dari sejumlah dermaga keberangkatan seperti Marina, Kaliadem, Tanjung Pasir, dan Rawasaban.

"Mereka wajib mengikuti protokol kesehatan secara ketat yang diawasi petugas gabungan dari mulai dermaga keberangkatan hingga dermaga kedatangan yang ada di Kepulauan Seribu," terangnya.

Ia optimistis, selama perpanjangan PSBB transisi mulai 26 Oktober-8 November 2020, wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu akan semakin meningkat.

"Kita ingin sektor pariwisata bergerak, perekonomian meningkat, dan semua bisa berlibur dengan sehat, aman dari penyebaran COVID-19," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6944 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5692 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3774 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2141 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1910 personAnita Karyati